Sabtu, 01 Oktober 2011

Pengenalan Pada Manajemen Informasi

A.               PENDAHULUAN
Dalam era yang semakin modern ini, kebutuhan akan informasi semakin meningkat. Semua golongan membutuhkan apa yang kita sebut informasi. Bahkan di perusahaan pun dibutuhkan informasi yang akurat dan tepat. Oleh karena itu dalam sebuah perusahaan dibutuhkan manajemen informasi. Yaitu sebuah oengaturan untuk bisa mengatur arus informasi yang baik.

B.                PEMBAHASAN
SIM merupakan singkatan dari Sistem Informasi Manajemen, atau bisa juga dikatakan Manajemen Informasi. SIM merupakan konsep yang luas dari pada sebuah sistem tunggal. Definisi SIM sendiri merupakan istilah yang umum untuk menggambarkan keterpaduan antara manusia dan mesin yang saling
berhubungan. Dimana manusia sebagai pengolah data, dan mesin sebagai alat untuk mengolah data tersebut.
SIM tidak harus selalu berhubungan dengan komputer. Artinya SIM dapat ada walaupun tanpa kehadiran komputer, tetapi denagn adanya komputer dapat membuat SIM lebih fleksibel.

1.     Pentingnya Manajemen Informasi dalam Perusahaan
Manajemen informasi sangatlah penting dalam dunia perusahaan. Karena tanpa adanya manajemen atau pengaturan yang baik mengenai informasi dalam perusahaan, maka perusahaan tersebut tidak akan berjalan dengan baik.
Ada 2 alasan kenapa para manajer sekarang ini, memberikan perhatian yang semakin besar terhadap manajemen informasi.
1.1      Kompleksitas kegiatan bisnis yang semakin meningkat
Dalam dunia global sekarang ini, tingkat kekompleksan manajemen juga ikut meningkat. Hal itu disebabkan antara lain karena
·         Pengaruh Ekonomi Internasional
·         Persaingan Dunia
·         Kompleksitas Teknologi yang Meningkat
·         Batas waktu yang Singkat
·         Kendala kendala Sosial
1.2      Kemampuan komputer yang semakin baik
Tidak dapat dipungkiri jika saat ini komputer saat ini memegang peranan yang sangat penting dalam perkembangan dunia ini. Begitu juga dengan perkembangan dalam dunia bisnis. Komputer sebagai alat untuk memecahkan masalah yang ada sudah berkembang menjadi lebih maju dibandingkan sebelumnya.
2.     Peranan Manajer dalam Pengelolaan Manajemen Informasi
Dalam pengelolaan manajemen informasi pada perusahaan , manajer sangatlah berperan penting, sehingga untuk mendukung hal tersebut manajer harus memiliki beberapa keterampilan dan pengetahuan manajemen.
a.         Keterampilan Manajemen
Seorang manajer setidaknya harus memiliki beberap keterampilan, diantaranya.
·         Keahlian komunikasi
Seorang manajer harus mampu berkomunikasi dengan baik, dengan bawahannya, klien, maupun dengan atasannya.

·         Keahlian Pemecahan Masalah

Dalam sebuah perusahaan pasti ditemukan sebuah masalah. Dan jika terdapat seperti itu, seorang manajer harus mampu memecahkan masalah demi kelangsungan perusahaan.
b.      Manajer dan Sistem Perusahaan
Manajer dan sistem dalam perusahaan hubungannya sangatlah dekat. Karena sebuah sistem dalam perusahaan tidak akan berjalan tanpa adanya seorang manajer yang mengatur perusahaan untuk lebih maju.
3.     Data dan Informasi
Data dan informasi merupakan satu hal yang sangatlah berkaitan. Suatu informasi tidak akan ada jika tidak ada data. Karena data sendiri merupakan hal yang sanagt penting untuk menjadi informasi. Informasi sendiri merupakan kumpulan dari beberapa data yang telah diproses.
4.                 Komputer Sebagai Elemen Dalam Sistem Informasi
Kumpulan beberapa data akan sanagt bermanfaat jika diolah menjadi sebuah informasi yang akurat. Dalam proses terbentuknya informasi, komputer mengambil peranan sangat penting. Karena komputer merupakan elemen yang sangat penting dalam pengolahan data menjadi informasi.
5.           Evolusi Sistem Informasi berbasis Komputer

·         Fokus Awal pada Data (SIA/EDP)

          Pada awal perkembangannya (pertengahan abad dua puluh) penggunaan komputer hanya terbatas untuk aplikasi akuntansi. Nama yang diberikan untuk aplikasi akuntansi berbasis komputer adalah pengolahan data elektronik atau electronic data processing (EDP). Istilah lain, Sistem Informasi Akuntansi (SIA), digunakan untuk menggambarkan sistem yang memproses aplikasi pengolahan data perusahaan. SIA menghasilkan beberapa informasi, sebagai produk sampingan dari proses akuntansi.

·         Fokus pada Informasi (SIM)

             Seiring dengan berkembangnya teknologi komputer yang memiliki kemampuan proses yang lebih cepat, maka muncul konsep SIM yang menyadari bahwa aplikasi komputer harus diterapkan untuk tujuan utama menghasilkan informasi manajemen disetiap area fungsional dan level aktivitasnya.

·         Fokus pada Pendukung Keputusan (SPK)

             Michael S. Scott Morton, Anthony Gorry dan Peter G. W. Keen, ilmuwan informasi pada Massachusetts Institute of Technology (MIT) memformulasikan konsep yang disebut sistem pendukung keputusan atau decision support system (DSS). DSS adalah sistem penghasil informasi yang ditujukan pada suatu masalah tertentu yang harus dipecahkan oleh manajer dan keputusan yang harus dibuat manajer. Manajer tersebut dapat berada di bagian mana pun dalam organisasi – pada tingkat mana pun dan dalam area fungsional apa pun.

·        Fokus pada Komunikasi (Otomatisasi Kantor)

             Pada saat DSS berkembang , perhatian juga difokuskan pada aplikasi komputer yang lain : otomatisasi kantor atau office automation (OA). OA memudahkan komunikasi dan meningkatkan produktifitas di antara para manajer dan pekerja kantor melalui penggunaan alat-alat elektronik.

·        Fokus pada Konsultasi (Sistem Pakar)

             Saat ini sedang berlangsung gerakan untuk menerapkan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI), bagi masalah-masalah bisnis. Ide dasar dari AI adalah bahwa komputer dapat diprogram untuk melaksanakan sebagian penalaran logis yang sama seperti manusia. Bagian khusus dari AI, yaitu sistem pakar atau expert system (ES), mendapat paling banyak perhatian. Sistem pakar adalah suatu sistem yang berfungsi sebagai seorang spesialis dalam suatu area. Sebagai contoh, sistem pakar dapat menyediakan bagi seorang manajer sebagian bantuan yang sama seperti yang diberikan oleh seorang konsultan manajemen.
6.             Upaya Pencapaian Sistem Informasi Berbasis Komputer
Sistem informasi berbasis komputer berkembang melalui tahapan-tahapan,analisis,rancangan, penerapan, dan penggunaan.Tahapan-tahapan tersebut dinamakan siklus hidup sistem dan dapat dilakukan oleh pemakai sendiri atau pemakai bekerja sama dengan spesialis informasi.
·       Analisis
Disini komputer akan menganalisa terlebih dahulu data-data yang telah diberikan.
·       Rancangan
Komputer akan merancang informasi dari data-data yang telah dimasukkan kedalamnya kemudian menjadi informasi yang berguna.
·       Penerapan dan penggunaan
Setelah kedua proses diatas selesai, maka user atau pengguna bisa melakukan penerapan atau penggunaan informasi yang telah diperoleh dari komputer tersebut.

C.                 KESIMPULAN
Manajemen informasi dalam sebuah perusahaan sangatlah penting untuk kemajuan sebuah perusahaan. Dalam mengelola sebuah informasi dibutuhkan manajer yang cukup cekatan dan memiliki keterampilan yang memadai. Tidak hanya itu, seorang manajer harus mampu menganalisa data dan informasi dalam perusahaan, agar informasi tersebut tidak menjadi cambukan bagi perusahaan tersebut.

D.                DAFTAR PUSTAKA
  •         http://ariesgreen.wordpress.com
  •         http://openstorage.gunadarma.ac.id/handouts/S1_TEKNIKINFORMATIKA/SIM/marliza/sim-   minggu1.doc
  • http://betty_yudha.staff.gunadarma.ac.id/Downloads/files/14862/BAB+1+PENGENALAN+PADA+MANAJEMEN+INFORMASI.doc

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar