Selasa, 10 Mei 2011

Latex

Latex adalah sebuah bahasa pemrograman untuk membuat dokumen. Biasanya latex digunakan oleh para matematikawan, insinyur, akademis dan profesional lainnya. Dalam pembuatan dokumen latex, sebuah dokumen tidak secara instan apa yang kita ketik maka akan langsung keluar seperti apa yang kita ketik. Tidak seperti aplikasi pengolah kata semisal Ms. Office ataupun Open Office. Di latex kita harus membuat kode-kode secara terperinci dalam pembuatan sebuah dokumen latex.
Sebelum membuat dokumen latex kita diWAJIBkan untuk menginstall beberapa aplikasi untuk mendukung dalam proses pembuatan dokumen, diantaranya :

  1. Paket miktex. Download saja paket mixtex yang terbaru.
  2. Install paket ghostscript.
  3. Install aplikasi untuk membuat dokumen latex. Seperti winedt, LED, dan lainnya. Namun ini bersifat optional. Karena saya lebih sering memakai editor yang sudah disediakan dari paket mixtex sendiri (TexWorks).
Jika semuanya sudah siap, maka sekarang saatnya pembuatan dokumen latex. Tapi tunggu, karena dipostingan ini saya tidak akan memberi tahu bagaimana membuat dokumen latex. Disini saya hanya lebih mengenalkan apa itu latex sendiri.
Dokumen latex diawali dengan 
\begin{document}
           .......................................
           .......................................
\end{document} 
  Cukup sekian postingan saya untuk sekarang. Dipostingan selanjutnya saya akan membagi bagaimana cara membuat sebuah dokumen latex.

Dinamika Konflik Dalam Organisasi (BAB X)

DINAMIKA KONFLIK DALAM ORGANISASI
Konflik merupakan suatu pertarungan menang kalah antara kelompok atau perorangan yang berbeda kepentingan satu sama lain dalam organisasi. Konflik adalah segala macam interaksi pertentangan atau antogonistik antara dua atau lebih pihak.

Jenis-Jenis Konflik
Orang mengelompokkan konflik kedalam: 
1.              Konflik peranan yang terjadi di dalam diri seseorang (person role conflict)
2.              Konflik antar peranan (inter-role conflict)
3.              Konflik yang timbul karena seseorang harus memenuhi harapan beberapa orang (intersender conflict)
4.              Konflik yang timbul karena disampaikannya informasi yang saling bertentangan (intrasender conflict)
                        Dalam kehidupan organisasi, konflik juga dapat dibedakan menurut pihak-pihak yang saling bertentangan, berikut 5 jenis konflik tersebut:
1.      Konflik dalam diri individu
2.      Konflik antar individu dalam dalam organisasi yang sama
3.      Konflik antara individu dan kelompok
4.      Konflik antar kelompok dalam organisasi yang sama
5.      Konflik antar organisasi, yang timbul sebagai akibat bentuk persaingan ekonomi dalam sisstem perekonomiaan suatu negara.

Konflik Fungsional dan Peran – Salah
Hasil-hasil fungsional lainnya dapat berupa (1) manajer menemukan cara penggunaan dana yang mereka terima secara lebih baik, (2) manajer menemukan suatu cara yang lebih baik untuk menekan pengeluaran atau (3) manajer memperbaiki satuan-satauan pelaksanaan kerja keseluruhan sehingga tersedia dana tambahan.

Sumber-sumber konflik Organisasional
Berbagai sumber utama konflik organisasional dapat diuraikan sebagai berikut:
1.      Kebutuhan untuk membagi sumber daya yang terbatas
2.      Perbedaan-perbedaan dalam berbagai tujuan.
3.      Saling ketergantungan kegiatan-kegiatan kerja
4.      Perbedaan nilai-nilai atau persaepsi
5.      kemenduaan organisasional
6.      Gaya-gaya individual 
 Konflik Antar Pribadi
Aspek-aspek konflik antar pribadi (interpersonal) atau antar idividu merupakan suatu dinamika penting perilaku organisasional.Tipe konflik antar peranan yang juga dibahas dimuka tentu saja mempunyai implikasi-implikasi antar pribadi. Dalam istilah-istilah sederhana Johari atas dasar apakah seseorang mengetahui tentang dirinya atau orang lain:
1.      Pribadi terbuka (open self)
2.      Pribadi tersembunyi (hidden self)
3.      Pribadi Buta (blind self)
4.      Pribadi tak terkenal (undiscoveresd self) 
Tujuan pedoman bagbi pengadaan umpan balik untuk hubungan-hubungan antar pribadi yang efektif dapat diperinci sebagai berikut:
1.      Menjadi lebih deskriptif daripada bersifat pertimbangan
2.      Menjadi lebih spesifik daripada umum
3.      menangani hal-hal yang dapat diubah
4.      Memberikan umpan balik bila diinginkan
5.      Memperhatikan motif-motif pemberian dan penerimaan umpan balik
6.      Memberikan umpan balik pada saat perilaku berlangsung 
7.      Memberikan umpan balik bila akurasinya dapat dicek dengan orang-orang lain.
Tujuan ini dapat membantu untuk mengurangi potensi konflik antar pribadi.

Berbagai strategi Penyelesaian Konflik Antar Pribadi
Kalah-kalah pendekatan kalah-kalah (lose-lose approach) untuk penyelesaian konflik adalah dimna kedua belah pihak kalah. Menang-kalah Strategi menang kalah (win-lose strategy) adalah cara paling umum untuk memecahkan masalah konflik dalam masyarakat yang berbudaya kompetitif. Menang-menamg Strategi menang-menang (win-win strategy) untuk menyeslesaikan konflik mungkin adalah yang paling diinginkan dari sudut pandangan manusiawi dan organisasional.

Konflik Organisasional

·         Konflik Struktural
Dalam organisasi klasik ada empat bidang struktural dimana konflik sering terjadi:
1.      Konflik hirarkis, yaitu konflik antara berbagai tingkat organisasi.
2.      Konflik fungsional, yaitu konflik antara berbagai departemen fungsional organisasi
3.      Konflik lini-staf, yaitu konflik antara lini dan staf
4.      Konflik-informal, yaitu konflik antara organisasi formal dan informal

·                      Peranan Konflik dalam Organisasi
Secara traditional, pendekatan terhadap konflik organisasional adalah sangat sederhana dan optimistik. Pendekatan tersebut didasarkan atas tiga anggapan sebagai berikut:
1.      Konflik menurut definisinya dapat dihindarkan
2.      Konflik diakibatkan oleh para pembuat masalah, pengacau dan primadona
3.      Korban diterima sebagai hal yang tak dapat dielakan
·                     Menghindari Konflik
Konflik mungkin timbul dan sulit untuk mencegahnya, dikemukakan bahwa perlu juga membuka segala hal yang menyebabkan orang tidak setuju satu sama lain terhadap suatu hal. Caranya dengan:
1.      Prosedur kalah
2.      Kotak saran
3.      Kebijaksanaan pintu terbuka
4.      Pertemuan kelompok
5.      Rapat Anggota
·                     Menyelesaikan Konflik
Pimpinan dapat melakukan tindakan alternatif seperti dikemukakan dibawah ini:
1.           Menggunakan kekuasaan  
2.           Konfrontasi
3.           Kompromi
4.           Menghaluskan situasi
5.           Pengunduran diri
Penyelesaian konflik dalam orgamisasi seperti itu sifatnya akan kreatif dan konstruktif yaitu dengan tercapainya kesesuaian antar anggota dimana para anggota memperagakan sikap, prilaku dan tindakan yang harmonis.

Selasa, 03 Mei 2011

Kemuliaan hati Anak Jalanan

Siang ini tanpa sengaja ,saya bertemu dua manusia super. Mereka mahluk mahluk kecil, kurus ,kumal berbasuh keringat. Tepatnya diatas jembatan penyeberangan setia budi , dua sosok kecil berumur kira kira delapan tahun menjajakan tissue dengan wadah kantong plastik hitam.
Saat menyeberang untuk makan siang mereka menawari saya tissue diujung jembatan, dengan keangkuhan khas penduduk Jakarta saya hanya mengangkat tangan lebar-lebar tanpa tersenyum yang dibalas dengan sopannya oleh mereka dengan ucapan "Terima kasih Oom !". Saya masih tak menyadari kemuliaan mereka dan cuma mulai membuka sedikit senyum seraya mengangguk kearah mereka.

Kaki - kaki kecil mereka menjelajah lajur lain diatas jembatan , menyapa seorang laki laki lain dengan tetap berpolah seorang anak kecil yang penuh keceriaan, laki laki itupun menolak dengan gaya yang sama dengan saya, lagi
lagi sayup sayup saya mendengar ucapan terima kasih dari mulut kecil mereka. Kantong hitam tampat stok tissue dagangan mereka tetap teronggok disudut jembatan tertabrak derai angin Jakarta . Saya melewatinya dengan lirikan kearah dalam kantong itu , duapertiga terisi tissue putih berbalut
plastik transparan .

Setengah jam kemudian saya melewati tempat yang sama dan mendapati mereka tengah mendapatkan pembeli seorang wanita , senyum diwajah mereka terlihat berkembang seolah memecah mendung yang sedang manggayut langit Jakarta .

" Terima kasih ya mbak . Semuanya dua ribu lima ratus rupiah!" tukas mereka
, tak lama siwanita merogoh tasnya dan mengeluarkan uang sepuluh ribu rupiah .

" Maaf , nggak ada kembaliannya ..ada uang pas nggak mbak ? " mereka menyodorkan kembali uang tersebut. Si wanita menggeleng, lalu dengan sigapnya anak yang bertubuh lebih kecil menghampiri saya yang tengah mengamati mereka bertiga pada jarak empat meter.

" Oom boleh tukar uang nggak , receh sepuluh ribuan ?" suaranya mengingatkan kepada anak lelaki saya yang seusia mereka . sedikit terhenyak saya merogoh saku celana dan hanya menemukan uang sisa kembalian food court sebesar empat ribu rupiah .

" Nggak punya, tukas saya !" lalu tak lama siwanita berkata " ambil saja kembaliannya , dik !" sambil berbalik badan dan meneruskan langkahnya kearah ujung sebelah timur.

Anak ini terkesiap , ia menyambar uang empat ribuan saya dan menukarnya dengan uang sepuluh ribuan tersebut dan meletakkannya kegenggaman saya yang masih tetap berhenti , lalu ia mengejar wanita tersebut untuk memberikan uang empat ribu rupiah tadi. Siwanita kaget , setengah berteriak ia bilang " sudah buat kamu saja , nggak apa..apa ambil saja !", namun mereka berkeras mengembalikan uang tersebut. " maaf mbak , Cuma ada empat ribu , nanti kalau lewat sini lagi saya kembalikan !" Akhirnya uang itu diterima siwanita karena sikecil pergi meninggalkannya.

Tinggallah episode saya dan mereka , uang sepuluh ribu digenggaman saya tentu bukan sepenuhnya milik saya . mereka menghampiri saya dan berujar " Om , bisa tunggu ya , saya kebawah dulu untuk tukar uang ketukang ojek !".

" eeh .nggak usah ..nggak usah ..biar aja ..nih !" saya kasih uang itu ke sikecil, ia menerimanya tapi terus berlari kebawah jembatan menuruni tangga yang cukup curam menuju ke kumpulan tukang ojek.

Saya hendak meneruskan langkah tapi dihentikan oleh anak yang satunya , " Nanti dulu Om , biar ditukar dulu ..sebentar " .
" Nggak apa apa , itu buat kalian " Lanjut saya

" jangan ..jangan Om , itu uang om sama mbak yang tadi juga " anak itu bersikeras

" Sudah ..saya Ikhlas , mbak tadi juga pasti ikhlas ! saya berusaha membargain, namun ia menghalangi saya sejenak dan berlari keujung jembatan berteriak memanggil temannya untuk segera cepat , secepat kilat juga ia meraih kantong plastik hitamnya dan berlari kearah saya.

" Ini deh om , kalau kelamaan , maaf .." ia memberi saya delapan pack
tissue

" Buat apa ?" saya terbengong

" Habis teman saya lama sih Om , maaf , tukar pakai tissue aja dulu " walau
dikembalikan ia tetap menolak .

Saya tatap wajahnya , perasaan bersalah muncul pada rona mukanya . Saya
kalah set , ia tetap kukuh menutup rapat tas plastic hitam tissuenya . Beberapa saat saya mematung di sana , sampai sikecil telah kembali dengan
genggaman uang receh sepuluh ribu , dan mengambil tissue dari tangan saya serta memberikan uang empat ribu rupiah.

"Terima kasih Om , !"..mereka kembali keujung jembatan sambil sayup sayup terdengar percakapan " Duit mbak tadi gimana ..? " suara kecil yang lain menyahut " lu hafal kan orangnya , kali aja ketemu lagi ntar kita kasihin …" percakapan itu sayup sayup menghilang , saya terhenyak dan kembali kekantor dengan seribu perasaan.

Ya Robb ..Hari ini saya belajar dari dua manusia super, kekuatan kepribadian mereka menaklukan Jakarta membuat saya trenyuh , mereka berbalut baju lusuh tapi hati dan kemuliaannya sehalus sutra , mereka tahu hak mereka dan hak orang lain , mereka berusaha tak meminta minta dengan berdagang Tissue .

Dua anak kecil yang bahkan belum baligh , memiliki kemuliaan diumur mereka yang begitu belia.

YOU ARE ONLY AS HONORABLE AS WHAT YOU DO
sumber : kaskus

Senin, 02 Mei 2011

Jika Saya Menjadi Pemimpin

Seperti postingan sebelumnya, pemimpin adalah seorang yang berpengaruh pada sebuah organisasi. Seorang pemimpin adalah orang yang dapat memotivasi, menumbuhkan inspirasi dan orang yang mampu menyelesaikan konflik internal dalam organisasi. 
Jika dikemudian hari saya menjadi seorang pemimpin, maka apa yang akan saya lakukan jika :
a. Terjadi sebuah konflik internal didalam organisasi.
   Jika terjadi konflik didalam organisasi saya, saya akan menggunakan kekuasaan saya sebagai seorang pemimpin untuk menyelesaikan konflik tersebut dengan adil. Namun jika dirasa kurang efektif, saya akan membuat kedua belah pihak untuk berkompromi mencari jalan
keluarnya. Jika tidak berhasil juga apa boleh buat pihak yang berkonflik akan saya keluarkan dari organisasi demi kelangsungan dan kemajuan organisasi yang saya pimpin. Karena ditakutkan jika konflik berkepanjangan dalam organisasi akan membuat organisasi saya terhambat.
b. Memotivasi bawahan saya agar giat.
    Banyak sekali bawahan atau karyawan yang memang sungguh-sungguh dalam bekerja. Namun tidak sedikit juga bawahan yang hanya semaunya saja dalam bekerja. Disini jika dalam organisasi atau perusahaan saya terdapat satu atau beberapa bawahan saya yang tidak giat, maka saya sebagai seorang pemimpin harus dapat memotivasi bawahan saya itu agar giat bakerja. Saya akan berkata kepada seluruh bawahan saya "siapa saja yang kerjanya baik dan rajin, saya akan memberikan bonus lebih kepada ornag itu!" Dan diharapkan dengan adanya pemberian bonus itu seluruh bawahan saya mampu untuk bekerja lebih giat lagi.
c. Gaya kepemimpinan yang efektif.
    Banyak sekali macam gaya kepemimpinan yang ada. Namun menurut saya gaya kepemimpinan yang paling efektif untuk diterapkan adalah gaya kepemimpinan Demokratis. Disini saya sebagai pemimpin yang memberikan wewenang secara luas kepada para bawahan. Setiap ada permasalahan selalu mengikutsertakan bawahan sebagai suatu tim yang utuh. Dalam gaya kepemimpinan demokratis saya akan memberikan banyak informasi tentang tugas serta tanggung jawab para bawahannya.
sumber gambar : link

Minggu, 01 Mei 2011

Peran Mahasiswa di Masyarakat

Mahasiswa sebenarnya masyarakat yang sedang menjalani pendidikan formal guna menjadi lebih berguna dan lebih berarti kelak nantinya. Mahasiswa dapat sangat berguna di masyarakat jika ilmu yang dimilikinya diterapkan langsung. Berikut adalah beberapa peran mahasiswa di masyarakat :

1. Sumber Informasi
    Dengan berbagai macam disiplin ilmu yang dimiliki, mahasiswa mampu memberikan informasi yang
menguntungkan bagi masyarakat.
2. Memberi Contoh Baik
    Seorang mahasiswa yang baik pasti akan memberikan contoh yang baik pada lingkungan sekitar tempat dimana dia menetap. Semua pendidikan formalnya akan mampu membuat dirinya mampu memberi contoh (tutur kata, tingkah laku) yang baik bagi masyarakat sekitar.
3. Penyelamatan Lingkungan
    Sekarang sudah banyak gerakan-gerakan untuk menghijaukan bumi. Dimana diantaranya adalah dari sekelompok mahasiswa yang prihatin dengan kondisi saat ini (global warming).
4. Gerakan Reformasi
    Kita ingat peristiwa penggulingan kekuasaan mantan presiden alm. Soeharto. Banyak orang yang berdemo untuk menuntut penurunan kekuasaan Soeharto, dan kebanyakan adalah dari golongan mahasiswa.
Diantara contoh diatas, masih banyak contoh lain yang dapat ditemukan di masyarakat secara langsung.
sumber gambar : link

Menghindari Bahaya Narkoba


Narkoba adalah singkatan dari narkotika dan obat/bahan berbahaya. Selain "narkoba", istilah lain yang diperkenalkan khususnya oleh Departemen Kesehatan Republik Indonesia adalah Napza yang merupakan singkatan dari Narkotika, Psikotropika dan Zat Adiktif.

Semua istilah ini, baik "narkoba" atau napza, mengacu pada sekelompok zat yang umumnya mempunyai risiko kecanduan bagi penggunanya. Menurut pakar kesehatan narkoba sebenarnya adalah psikotropika yang biasa dipakai untuk membius pasien saat hendak dioparasi atau obat-obatan untuk penyakit tertentu. Namun kini presepsi itu disalah gunakan akibat pemakaian yang telah di luar batas dosis.
Hingga kini penyebaran narkoba sudah hampir tak bisa dicegah. Mengingat hampir seluruh penduduk dunia dapat dengan mudah mendapat narkoba dari oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab. Misalnya saja dari bandar narkoba yang senang mencari mangsa didaerah sekolah, diskotik, tempat pelacuran, dan tempat-
tempat perkumpulan genk. Tentu saja hal ini bisa membuat para orang tua, ormas, pemerintah khawatir akan penyebaran narkoba yang begitu meraja rela. Upaya pemberantas narkoba pun sudah sering dilakukan, namun masih sedikit kemungkinan untuk menghindarkan narkoba dari kalangan remaja maupun dewasa, bahkan anak-anak usia SD dan SMP pun banyak yang terjerumus narkoba. Hingga saat ini upaya yang paling efektif untuk mencegah penyalahgunaan Narkoba pada anak-anak yaitu dari pendidikan keluarga. Orang tua diharapkan dapat mengawasi dan mendidik anaknya untuk selalu menjauhi Narkoba.
Upaya Pencegahan
Meskipun dalam prakteknya penyebaran narkoba sulit dilakukan, tetapi masih banyak hal yang dapat dilakukan agar penyebarannya tidak meluas terutama bagi diri sendiri, diantaranya :
1. Jangan pernah penasaran untuk mencobanya walau hanya sekali. Karena mulai dari rasa penasaran kita akan menjadi pecandu.
2. Kuatkan iman dan taqwa kepada Tuhan dan yakinlah kalau Dia akan menolong kita.
3. Pilih teman yang benar-benar teman. Teman yang baik tidak mungkin menawarkan hal yang merugikan.
4. Katakan "Tidak!" untuk setiap ajakan memakai narkoba dan jenisnya.
5. Ingatkan jika ada teman yang menjadi pemakai. Ingatkan bahaya narkoba kepadanya.
6. Buat keluarga anda menjadi surga bagi anda (ciptakan kesenangan dikeluarga anda).

sumber : wikipedia
sumber gambar : link


Bab XI Motivasi

A. PENGERTIAN MOTIVASI
Motivasi adalah dorongan untuk dapat melakukan sesuatu. Atau motivasi adalah keadaan dalam pribadi seseorang yang mendorong keinginan individu untuk melakukan kegiatan-kegiatan tertentu guna mencapai suatu tujuan.
Motivasi merupakan masalah kompleks dalam organisasi,karena kebutuhan dan keinginan setiap anggota organisasi berbeda.hal ini berbeda karena setiap anggota suatu organisasi adalah 'unik' secara biologis maupun psikologis,dan berkembang atas dasar proses belajaryang berbeda pula.manajer organisasi perusahaan penting mengetahui apa yang menjadi motivasi para karyawan atau bawahannya,sebab faktor ini akan menentukan jalannya organisasi dalam mencapai tujuannya.

B. Jenis - Jenis Motivasi

1.  Motivasi Internal
Motivasi internal adalah motivasi yang muncul dari dalam diri sendiri. Penggolongan motivasi internal yang dapat diterima
secara umum belum mendapat kesepakatan para ahli. Motivasi internal dibagi menjadi dua kelompok, yaitu :
A. Motivasi fisiologis,yang merupakan motivasi alamiah (biologis)
B. Motivasi psokologis,yang dapat dikelompokkan dalam tiga kategori dasar yaitu :
1. Motivasi kasih sayang ; motivasi untuk menciptakan dan memelihara kehangatan,keharmonisan dan kepuasan batiniah (emosional) dalam berhubungan dengan orang lain.
2. Motivasi mempertahankan diri ; motivasi untuk melindungi kepribadian, menghindari luka phisik dann psikologis, menghindari untuk tidak ditertawakan dan kehilangan muka,mempertahankan prestise dan mendapatkan kebanggaan diri.
3. Motivasi memperkuat diri ; motivasi untuk mengembangkan kepribadian,berprestasi,menaikkan prestasi dan mendapatkan mengakuan orang lain, memuaskan diri dengan penguasaannya terhadap orang lain.

2. Motivasi Eksternal
Motivasi eksternal menjelaskan kekuatan-kekuatan yang ada di dalam individu yang dipengaruhi factor-faktor intern yang dikendalikan oleh manajer yaitu meliputi suasana kerja seperti gaji,kondisi kerja, dan kebijaksanaan perusahaan,dan hubungan kerja,seperti penghargaan,kenaikkan pangkatdan tanggungjawab.
Dalam seorang manajer dapat mempergunakan motivasi eksternal yang positif ataupun negative.motivasi positif memberikan penghargaan untuk pelaksanaan kerja yang baik.motivasi yang negative memperlakukan hukuman bila pelaksanaan kerja jelek.

C. Pendekatan – Pendekatan Terhadap Motivasi
1. Pendekatan hubungan manusiawi tradisional
Pendekatan hubungan manusiawi tradisional pada umumnya tidak menyadari pentingnya proses psikologis,pandangan tersebut terutama didasarkan atas tiga asumsi berikkut ini :
a. Personalia terutama dimotivasi secara ekonomis dan perasaan aman serta kondisi kerja yang baik.
b. Pemenuhan ketiga hal itu akan menpunyai pengaruh positif pada semangat kerja mereka
c. Ada korelasi positif antara semangat kerja dan produktivitas.
Dengan tiga asumsi ini,masalah motivasional yang dihadapi manajemen relative mudah dipecahkan dan diselesaikan.
2. Pendekatan modern
Pendekatan ini lebih memproitaskan kepada pendekatan keprilakuan manajemen untuk mulai mencari secara lebih seksama dasar-dasar teroritisbaru dan berusaha untuk mengembangan teknik-teknik motivasi baru. 

D. 
Teori Kebutuhan Maslow
Lima kebutuhan dasar manusia menurut MASLOW
1. Kebutuhan fisiologis yaitu kebutuhan seperti rasa lapar,haus,seks,perumahan,tidur dan sebagainya.
2. Kebutuhan keamanan yaitu kebutuhan akan keselamatan dan perlindungan dari bahaya,ancaman dam perampasan ataupun pemecatan dari pekerjaan.
3. Kebutuhan social yaitu kebutuhan akan rasa cinta dan kepuasan dalam menjalin hubungan dengan orang lain, kepuasan dan perasaan memiliki serta diterima dalam suatu kelompok,rasa kekeluargaan,persahabatan dan kasih sayang.
4. Kebutuhan penghargaan yaitu kebutuhan atas akan status atau kedudukan,kehormatan diri, reputasi dan prestasi.
5. Kebutuhan aktualisasi diri yaitu kebutuhan pemenuhan diri,untuk mempergunakan potensi diri,pengembangan diri semaksimal mungki, kreativitas,ekspresi diri dan melakukan apa yang paling cocok ,serta menyelesaikan pekerjaannya sendiri.
Teori maslow ini telah banyak digunakan sebagai dasar penelitian untuk menentukan bagaimana masing-masing tingkat kebutuhan ituberkaitan dengan perilaku seseorang.

E.  Teori Motivasi Berprestasi Mcclelland
Menurut McClelland,seseorang dianggap mempunyai motivasi prestasi yang tinggi,apabila dia mempunyai keinginan untuk berprestasi lebih baik daripada yang laindalam banyak situasi.
McClelland memusatkan perhatiannya pada tiga kebutuhan manusia yaitu
1. Kebutuhan prestasi(kebutuhan akan keinginan untuk mengambil sesuatu yang menjadi tanggung jawab dia untuk melakukan sagala sesuatu secara kreatif dan innovative)
2. Kebutuhan afiliasi (kebutuhan ini ditunjukkan adanya keinginan untuk bersahabat)
3. Kebutuhan kekuasaan (tercermin pada seseorang yang ingin mempunyai pengaruh atas orang – orang lain.
Teori McClelland ini sangat penting untuk mempelajari motivasi karena motivasi prestasi dapat diajarkan untuk mencapai sukses kelompok atau organisasi.penelitian McClelland menunjukkan bahwa motivasi prestasi dapat diperoleh melalui latihan dengan mengajarkan seseorang untuk berpikir dan berbuat dengan motivasi prestasi.

G.  
Teori Motivasi Dua-Faktor Herzberg
Teori Herzberg berhubungan erat dengan hirarki kebutuhan Maslow.faktor-faktor higienis,seperti istilah medis,adalah bersifat preventif dan merupakan factor lingkungan,dan secara kasar ekuivalen dengan kebutuhan-kebutuhan tingkat bawah Maslow.factor-faktor higienis bukan sebagai kepuasan kerja,tetapi justru sebaliknya sebagai sumber ketidakpastian kerja. Factor-factor tersebut adalah kondisi kerja,hubungan antar pribadi ( terutama dengan mandor ), gaji dan sebagainya.perbaikkan terhadap factor –factor higienis akan mencegah,mengurangi atau menghilangkan ketidakpuasan kerja,tetapi tidak akan menimbulkan dorongan atau kepuasan kerja.faktor higienis sendiri tidak menimbulkan motivasi,tetapi diperluhkan agar motivasi dapat berfungsi atau dengan kata lain berperan sebagai 'landasan' bagi sebuah motivasi kerja.
sumber gambar :link